Wenny Haryanto Anggota DPR.RI Komisi IX Sosialisasi Program Percepatan Penurunan Stunting.

Smartdepok.Cim – Pancoran Mas. DRA. Hj. Wenny Haryanto.SH anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dari partai Golongan Karya (Golkar) dan juga sebagai anggota Komisi IX , hadir ditengah masyarakat Kota Depok di acara Sosialisasi Program Bersama Mitra Kerja Tahun 2022. dengan tajuk Program Percepatan Penurunan Stunting. Bertempat di …Gedung Depok Town Center Aula Toba lantai 3, Sabtu (10/09/2022).

Dalam sambutannya Wenny Haryanto menyampaikan, mitra dari komisi IX ini ada tujuh, yakni BKKBN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja, BP.POM, BPJS Tenaga Kerja, BPJS Kesehatan dan BP2MI. Adapun sebagai anggota DPR mempunyai tiga fungsi, yakni Legislasi, Budgeting dan Pengawasan.

“Saya mempunyai aspirasi dari mitra untuk disampaikan ke masyarakat , yaitu dari Kementerian Tenaga Kerja berupa Balai Latihan Kerja ( BLK) dengan nilai Rp 750 juta. Kemudian program padat karya nilainya Rp 100 juta dan program Tenaga Kerja Mandiri nilainya Rp 20 juta. Adapun dari Kementerian Kesehatan adalah aspirasi berupa makanan pengganti ASI.’ungkap Wenny.

Masih dari Wenny Haryanto, melalui Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 telah menugaskan BKKBN sebagai pimpinan dalam tindakan penurunan stunting pada tahun 2024 menjadi 14 persen. Posisi stunting secara nasional tahun 2022 berada pada 24.4 persen.

“Proses penurunan stunting saat ini dari 24.4.persen menjadi 14 persen pada tahun 2024 adalah hal yang tidak mudah. Kebetulan dapil saya adalah Depok dan Bekasi, ada yang menggembirakan untuk.posisi stunting Kota Depok berada di 12.3 persen terendah se provinsi Jawa Barat, namun ada yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama , bahwa 70 persen adalah dari golongan keluarga mampu. Dan untuk posisi stunting Kota Bekasi adalah 13,8.persen. Sangat appresiasi dengan kerja – kerja pimpinan pemerintah Kota Depok maupun Bekasi , semoga menuju tahun 2024 adalah Zero Stunting.” Urai Wenny.

Dikatakan oleh Wenny Haryanto, semuanya itu dapat tercapai atas kerjasama semua pihak ,tidak hanya BKKBN pusat dan provinsi Jawa Barat maupun pemerintah Kota Depok dan Bekasi, tetapi secara bersama dengan masyarakat menangani perihal stunting. Pada tahun 2045 adalah merupakan tahun emas, Indonesia mendapatkan bonus demografi.

*Bonus demografi itu adalah usia produktif 15 – 64 tahun.pada tahun 2045, bonus demografi akan menjadi gagal apabila angka stunting di Indonesia tinggi. Pengertian stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak kurang gizi kronis pada 1000 hari awal pertumbuhan , sejak bayi dalam kandungan hingga berusia dua tahun. Stunting pasti pendek , tetapi pendek bukan berati stunting .”papar Wenny.

Lanjutnya, ciri – ciri dan atau identifikasi stunting ada 7 point, yakni : 1. Pertumbuhan gigi terlambat. 2. Menurunnya kemampuan fokus dan memory belajar . 3. Pertumbuhan tubuh melambat. 4. Wajah terlihat lebih muda dengan sebayanya. 5. Pubertas terlambat. 6. Pada usia 8 – 10 tahun anak cenderung pendiam. menghindar kontak mata pada orang disekitarnya. 7. Rawan terserang penyakit karena kurang gizi, maka sistem kekebalan tubuhnya berkurang.

“Stunting itu dapat dicegah, caranya , 1. Ibu hamil harus minum obat penambah darah. 2. Nutrisi ibu hamil.harus diperhatikan. 3. Ketika bayi sudah lahir, berikan imunisasi dasar lengkap.. 4. Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan. 5. Biasakan perilaku hidup bersih. 6. Pantau terus pertumbuhan anak dengan periksa setiap bulan ke posyandu dan atau puskesmas.”tutup Wenny.

Acara selanjutnya tanya jawab dan berbagi door prize serta hadiah, kemudian foto bersama. (peci merah).